
AMUNTAI – Peringatan Haul ke-56 Presiden Pertama Republik Indonesia, Bung Karno, di Kabupaten Hulu Sungai Utara berlangsung dengan nuansa kebangsaan dan religius. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan HSU menggelar kegiatan yang dipadukan dengan pembacaan Manakib Syekh Muhammad Samman Al-Madani di Rumah Merah Sungai Kuini, Minggu (28/6).
Kegiatan yang menjadi penutup rangkaian Bulan Bung Karno itu dihadiri jajaran pengurus partai, kader, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan. Acara juga diisi tausiah oleh KH Ubaidillah Ali yang mengajak masyarakat menjadikan momentum haul sebagai sarana menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Dalam penyampaiannya, KH Ubaidillah Ali menegaskan bahwa jasa Bung Karno tidak hanya dikenang melalui sejarah perjuangan kemerdekaan, tetapi juga melalui warisan pemikiran yang terus menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong yang diperkenalkan Bung Karno masih sangat relevan dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat saat ini.
Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Manakib Syekh Muhammad Samman Al-Madani sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama besar pendiri Tarekat Sammaniyah. Rangkaian tersebut menjadi simbol harmonisasi antara kecintaan terhadap tanah air dengan penguatan nilai-nilai spiritual.
Ketua DPC PDI Perjuangan HSU, Teddy Suryana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak seluruh agenda Bulan Bung Karno yang telah dilaksanakan sepanjang Juni. Beragam kegiatan sebelumnya meliputi penguatan nilai-nilai Pancasila, aksi gotong royong, hingga silaturahmi bersama berbagai elemen masyarakat.
Menurut Teddy, peringatan haul tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan komitmen menjaga persatuan, merawat semangat kebangsaan, serta mengamalkan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap semangat yang diwariskan Bung Karno dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar senantiasa menghargai sejarah perjuangan bangsa, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kehidupan beragama yang harmonis sebagai bagian dari jati diri Indonesia.
PDI Perjuangan Kalimantan Selatan Dewan Pimpinan Daerah






