
BANJARBARU – Sebanyak 160 anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana PDI Perjuangan dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan serta Satgas DPD mengikuti Pendidikan Kader Pratama yang diselenggarakan di Aula Asrama Haji Kota Banjarbaru, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat ideologi, kedisiplinan, soliditas, serta kapasitas kader dalam menjalankan tugas organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.AP., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan fondasi penting dalam membangun kekuatan partai. Organisasi yang kokoh membutuhkan kader yang memahami ideologi, memiliki disiplin, sanggup menjalankan tanggung jawab, serta mempunyai kesadaran dan keteguhan dalam berorganisasi.
Ia juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, sebagai arah dalam membangun kesadaran kader bangsa. Menjaga partai merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga cita-cita perjuangan dan keberpihakan kepada rakyat.
Secara khusus, H. M. Syaripuddin menyampaikan bahwa Satgas Cakra Buana memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran kegiatan partai. Tugas tersebut menuntut kesiapan fisik, ketahanan mental, kemampuan berkoordinasi, serta ketepatan dalam mengambil tindakan.
Dalam sambutannya, ia menekankan empat prinsip utama yang harus menjadi pegangan seluruh anggota Satgas Cakra Buana.
Pertama, menegakkan disiplin partai dan mematuhi garis komando organisasi. Setiap penugasan harus dilaksanakan secara tertib, melalui koordinasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kedua, membangun sikap tegas, terukur, dan beradab. Kader Satgas dituntut mampu mengendalikan diri, menjaga ketenangan, memahami aturan, serta mengutamakan komunikasi dan pencegahan konflik dalam setiap tindakan.
Ketiga, menjaga nama baik partai melalui perilaku sehari-hari. Sikap dan tindakan anggota Satgas harus mencerminkan kesantunan, kedisiplinan, serta kesediaan untuk membantu masyarakat.
Keempat, memperkuat kepedulian dan kemanusiaan. Anggota Satgas harus mengenali kondisi lingkungan dan masyarakat, serta siap mengambil peran ketika bantuan dibutuhkan, termasuk dalam situasi kebencanaan.
Keikutsertaan Satgas dari 13 kabupaten/kota ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat jaringan koordinasi antarkader di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Perbedaan asal daerah harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan dan semangat gotong royong.

Peserta diharapkan mengikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh, memahami arahan instruktur, serta mengembangkan kemampuan bekerja sebagai satu kesatuan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas di daerah masing-masing.
Melalui Pendidikan Kader Pratama ini, DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan berharap lahir kader-kader Satgas Cakra Buana yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, solid, dan memiliki kepedulian sosial.
Pendidikan ini bukan sekadar pembekalan organisasi, melainkan juga proses membentuk kader yang mampu menjaga kehormatan partai, mengawal kegiatan organisasi, serta senantiasa hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.




PDI Perjuangan Kalimantan Selatan Dewan Pimpinan Daerah






