Home / Artikel dan Opini / Perkuat Layanan Pendidikan, Rinanda Minta Kebijakan Berkelanjutan

Perkuat Layanan Pendidikan, Rinanda Minta Kebijakan Berkelanjutan

Perkuat Layanan Pendidikan, Rinanda Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Program
Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan masih menghadapi berbagai tantangan di sektor pendidikan. Permasalahan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga menyangkut kualitas, pemerataan, dan relevansi pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mampu mendorong transformasi pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Dalam konteks pembangunan daerah, peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi sangat krusial dalam menjawab tantangan tersebut. Pergantian kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terjadi belakangan ini dinilai harus tetap mengedepankan kesinambungan kebijakan dan program. Hal ini penting agar tidak terjadi disrupsi terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang sedang berjalan.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, Rinanda Salsabila, menegaskan bahwa persoalan pendidikan saat ini masih cukup kompleks dan membutuhkan penanganan yang sistematis. Ia menyoroti sejumlah isu mendasar, seperti ketimpangan akses pendidikan antarwilayah, belum meratanya infrastruktur, hingga kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.


“Yang dibutuhkan pendidikan hari ini bukan sekadar perubahan struktur, tetapi keberanian menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh akar persoalan. Tanpa itu, rotasi hanya akan menjadi rutinitas tanpa dampak signifikan,” ujarnya.
Rinanda juga menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada aspek dasar semata. Menurutnya, penguatan karakter, peningkatan literasi dan numerasi, serta kemampuan adaptasi peserta didik terhadap perkembangan zaman harus menjadi prioritas utama. Ia menilai, pencapaian tersebut hanya dapat terwujud melalui kepemimpinan yang kuat, konsisten, dan memiliki visi jangka panjang.


Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap kebijakan rotasi jabatan benar-benar didasarkan pada kapasitas dan kebutuhan organisasi. “Namun, jika rotasi ini murni didasarkan pada kapasitas, maka publik patut bertanya mengapa pejabat yang belum sempat menuntaskan program strategis justru sudah digeser. Jangan sampai alasan penguatan koordinasi justru menutupi realitas adanya orkestrasi kepentingan di balik birokrasi,” tegasnya.


Dengan berbagai tantangan yang ada, keberlanjutan program serta konsistensi arah kebijakan dinilai menjadi kunci utama dalam memperkuat layanan pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul di Kalimantan Selatan.

About Web Admin

Check Also

BANG DHIN DORONG PENGUATAN EKONOMI PESISIR: RUMPON TERUKUR, PASAR RAKYAT MODERN, DAN SENTRA UMKM JADI KUNCI

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M Syaripuddin, S.E., M.AP (Bang Dhin), menegaskan perlunya strategi terpadu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *