
BANJARMASIN – Dalam upaya meningkatkan kualitas bakal calon legislatif (bacaleg), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel) menerapkan inovasi baru dalam proses rekrutmen bacaleg dengan mengadakan tes psikologi secara online. Langkah ini menjadikan PDIP sebagai partai pertama di Indonesia yang menerapkan seleksi psikotes bagi para calon wakil rakyat.
“Inilah satu-satunya dan baru pertama kali dilakukan oleh partai politik di Indonesia. Kami menerapkan psikotes online sebagai syarat seleksi bagi bacaleg,” ujar Kepala Kantor DPD PDIP Kalsel, Fahrani, saat ditemui pada Jumat (22/6).
Psikotes ini dilaksanakan serentak di seluruh cabang PDIP yang ada di Kalimantan Selatan, termasuk di Kantor DPD PDIP Kalsel sendiri. Di kantor pusat DPD Kalsel, pelaksanaan tes dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh bacaleg yang akan maju di DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, sedangkan sesi kedua untuk bacaleg DPRD Provinsi dan DPR RI.
“Jumlah peserta untuk DPRD Tanah Bumbu ada 35 orang, DPRD Provinsi 25 orang, dan DPR RI sebanyak 11 orang. Semua menjalani psikotes online di Kantor DPD PDIP Kalsel,” jelas Fahrani.
Pelaksanaan tes ini berlangsung mulai 21 Juni hingga 25 Juni 2018, dengan total peserta mencapai sekitar 300 orang dari seluruh jenjang – mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
Menurut Fahrani, langkah ini merupakan bentuk keseriusan PDIP Kalsel dalam menyaring kader-kader terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan politik, tetapi juga kestabilan emosional, kecerdasan, dan integritas untuk mengemban amanah rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap bacaleg yang diusung benar-benar siap secara mental dan psikologis untuk mengabdi kepada masyarakat,” tambahnya.
Langkah progresif ini diharapkan menjadi standar baru dalam proses penjaringan calon legislatif, sekaligus menegaskan komitmen PDIP Kalsel untuk menghadirkan politik yang sehat, berkualitas, dan berpihak kepada kepentingan rakyat
PDI Perjuangan Kalimantan Selatan Dewan Pimpinan Daerah






