Home / Berita Partai / Pidato IBU MEGAWATI di Rakornas Tiga Pilar, Berdikari Untuk Indonesia Raya

Pidato IBU MEGAWATI di Rakornas Tiga Pilar, Berdikari Untuk Indonesia Raya

Sumber : DPP PDI Perjuangan

Ketua Umum PDI Perjuangan menegaskan sikap politik PDI Perjuangan terkait pangan.  PDI Perjuangan mendorong kedaulatan pangan karena ketahanan pangan hanya berorientasi pada ketersediaan pangan belaka tanpa mempedulikan asal muasalnya, tanpa peduli nasib petani. “Disebutnya kita harus selalu mempertahankan pangan kita. Kami tak setuju hal itu. Yang harus dilakukan sebenarnya adalah kedaulatan pangan kita,” tegas Ketua Umum saat Rakornas Tiga Pilar di Gedung ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (16/12/2017).

Ketua Umum menjelaskan kedaulatan pangan adalah soal keberlangsungan hidup suatu bangsa dari mulai hidup dan kehidupan petani, kedaulatan atas air dan tanah dan energi hingga bagaimana pangan didistribusikan kepada seluruh rakyat dengan aman, murah dan cepat. Untuk itu, PDI Perjuangan mempelopori gerakan ekonomi berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari), suatu gerakan ekonomi gotong royong dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Selain berbicara kedaulatan pangan, Megawati Soekarnoputri mendorong pemerintah untuk  menaikan anggaran research dan penelitian. PDI Perjuangan berharap Indonesia memiliki ahli penelitian dan riset yang berorientasi pada lingkungan dan penyelamatan kekayaan alam. “Sebagai ketua umum PDI Perjuangan, kalau berbicara APBN, saya mohon dengan sangat, kalau bisa lima persen untuk penelitian,” ujar Ketua Umum.

Berikut ini pidato lengkap Ketua Umum PDI Perjuangan:

Berdikari Untuk Indonesia Raya

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam damai sejahtera untuk kita semua

Om Swastyastu

Namo Buddhaya…

Yang saya hormati dan saya cintai Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo atau yang terkenal dengan nama Bapak Jokowi, Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jusuf kalla, Presiden Republik Indonesia yang ke 3 Bapak BJ Habibie, para pimpinan lembaga tinggi negara, para pimpinan partai politik yang hadir, terima kasih atas kehadirannya, dan seluruh jajaran menteri kabinet kerja. Terutama bagi anak-anakku tercinta para kader PDI Perjuangan yang disebut kader tiga pilar partai, yaitu datang dari struktural, legislatif, dan eksekutif. Hadirin sekalian yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, rekan-rekan pers yang saya hormati.

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala sehingga Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas Tiga Pilar PDI Perjuangan dapat dilaksanakan pada hari ini. Rakornas kali ini, Partai hadir dalam keseluruhan wajah partai, seperti yang tadi telah saya katakan, yaitu struktur partai, kader partai eksekutif dan legislatif, atau yang dikenal dengan Tiga Pilar Partai.

Dalam kesatupaduan tiga pilar Partai, PDI Perjuangan menegaskan tekadnya untuk mempelopori gerakan ekonomi berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari; suatu gerakan ekonomi gotong royong dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Inilah yang dimaksud Demokrasi Ekonomi Pancasila

Kita akan terus memperjuangkan demokrasi Indonesia yang mengandung suatu elemen-elemen khusus yang tidak ada pada demokrasi barat. Elemen khusus yang saya katakan ini merupakan warisan dari tradisi jiwa bangsa Indonesia, yaitu jiwa gotong royong dan musyawarah dalam suasana kekeluargaan.

Asas gotong royong dan kekeluargaan, dalam pidato Lahirnya Pancasila Bung Karno menerangkan gotong royong adalah suatu paham yang dinamis yang menggambarkan suatu usaha, suatu amal, suatu pekerjaan atau suatu karya bersama suatu perjuangan dan bantu-binantu, gotong royong adalah amal dari semua untuk berkepentingan semua atau jerih payah semua untuk kebahagiaan bersama.

Sebutan gotong royong ini adalah, gotong adalah keinsyafan kesadaran dan semangat untuk mengerjakan, serta menanggung akibat dari suatu karya secara bersama sama dan serentak, suatu kehendak dan tindakan bersama tanpa memikirkan dan mengutamakan keuntungan bagi dirinya sendiri. Royong adalah bahwa dalam membagi hasil karya bersama tadi, masing masing anggota mendapat dan menerima bagiannya sendiri-sendiri sesuai dengan tempat dan kontribusi masing-masing.

(sumber : https://pdiperjuangan.id)

About Web Admin

Check Also

BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan, tidak mau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *