Home / Berita Partai / PDI Perjuangan Pusat Lolos Verifikasi Faktual

PDI Perjuangan Pusat Lolos Verifikasi Faktual

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan verifikasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Komisioner KPU Ilham Saputra menyatakan PDI Perjuangan memenuhi syarat pada tingkat pusat.

“Berdasarkan hasil verifikasi kepengurusan dan dengan pengawasan Bawaslu, kami nyatakan verifikasi faktual tingkat pusat PDIP memenuhi syarat,” ujar Ilham Saputra seusai verifikasi di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta selatan, pada Senin, 29 Januari 2018.

Ada tiga komponen penilaian dari KPU yang harus dipenuhi oleh partai politik dalam proses verifikasi yaitu, kesesuaian kepengurusan partai dengan surat keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM atas nama Ketua Umum partai, domisili partai, dan keterwakilan 30 persen kader perempuan.

Komponen tersebut sesuai dengan peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2018 tentang pendaftaran verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Saat verifikasi, PDI Perjuangan menghadirkan 39 pengurus DPP. Sebanyak 14 diantaranya adalah perempuan atau sebesar 38,5 persen; sehingga PDI Perjuangan dinilai memenuhi syarat keterwakilan perempuan. Ilham menyebut pengurus DPP PDI Perjuangan perempuan sebagai sample, diantaranya Ketua Bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani, Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning, serta Puti Guntur Soekarno.

Ilham mengatakan, meski PDI Perjuangan telah dinyatakan lolos di tingkat DPP, PDI Perjuangan belum diputuskan lolos sebagai peserta pemilu 2019. Ilham mengatakan, KPU masih akan memverifikasi partai-partai politik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Kami masih menunggu teman-teman KPU di level provinsi dan kabupaten kota untuk kepengurusan di DPD dan DPC-nya,” tutur Ilham.

 

 

About Web Admin

Check Also

BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan, tidak mau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *