Home / Berita Partai / Berita Cabang / 120 Pemuda Padati Dialog BMI Tanah Bumbu

120 Pemuda Padati Dialog BMI Tanah Bumbu

Suasana acara Dialog Kepemudaan Banteng Muda Indonesia (BMI) Tanah Bumbu Pagi, (31/1/2018) Gedung Mahligai Bersujud Kapet Plajau Tanah Bumbu.

“Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . Begitulah isi pidato yang begitu melekat ditelinga semua pemuda di Indonesia yang disampaikan oleh seorang tokoh pahlawan indonesia, tokoh pancasila dan juga sekaligus Bapak proklamator yakni Ir. Soekarno. Bung karno menyampaikan hal tersebut bukan hanya sebagai koaran kobaran dalam spirit kemerdekan, namun kata tersebut adalah sebuah kenyataan yang harus dihadapi diera milenial seperti sekarang.

Data demografi Indonesia menyebutkan bahwa jumlah pemuda di Indonesia sesuai dengan UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5 % dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang (BPS, 2014). Secara kuantitas angka 24,5% ini cukuplah besar. Tahun 2020 sampai 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan Bonus Demografi, dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa.

Jika direnungkan dan merefleksikan pidato Bung Karno, maka sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kancah dunia. Bung Karno tidak memerlukan jutaan pemuda untuk bisa mengguncang dunia. Bung Karno tidak perlu menunggu bonus demografi untuk bisa memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia.

Pemuda hari ini adalah pemimpin esok hari. Pemuda adalah aset bangsa terlebih khusus pondasi daerah. Dalam membangun sebuah daerah pada prinsipnya sangat diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga pembangunan dapat tercapai dalam segala sektor. Generasi Muda sangat berperan penting dalam pembangunan daerah karena generasi muda adalah pemegang estafet kepimpinan daerah nantinya.

Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Tanah Bumbu dalam hal ini mencoba untuk mengumpul sekumpulan pemuda dari berbagai aliansi di Kabupaten Tanah Bumbu untuk berkumpul bersama dan berdialog untuk membahas apa sebenarnya fungsi pemuda sebagai aset dalam pembangunan daerah. Karena pemuda adalah generasi muda yang bisa melahirkan banyak inspirasi untuk mengatasi berbagai kondisi dan permasalahan yang ada, terutama dalam hal pembangunan daerah yang lebih maju. Dan juga sebagai pemegang estafet di masa yang akan datang, generasi muda harus menjadi pilar, penggerak dan pengawal jalannya pembangunan daerah.

Kegiatan yang dinamakan Dialog Kepemudaan ini mengambil tema “Sinergitas Pemuda dan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah” yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Plajau Tanah Bumbu. Dialog yang kurang lebih menghabiskan durasi 2 jam ini turut dihadiri oleh 120 peserta tingkat OKP, Mahasiswa dan Siswa di daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Syafruddin H. Maming, S,Sos (Ketua BMI KALSEL) Saat membuka resmi acara Dialog Kepemudaan BMI Tanah Bumbu

Acara yang dibuka langsung oleh Ketua BMI Provinsi Kalimantan Selatan yakni Syafruddin H. Maming, S.Sos ini juga di isi oleh para pemateri-pemateri perwakilan kepemudaan Tanah Bumbu, antara lain :

Para Pemateri Dialog Kepemudaan BMI Tanah Bumbu

1. M. Syaripuddin,S.E (Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu)
2. Harun al rasyid (Ketua GP Ansor)
3. M.arief rahman hakim, M.Sos (DPD KNPI TANBU)
4. Nahrul Fajeri, S.Pd.,M.Pd (Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata)

Syamsuri, SH selaku Ketua BMI Tanah Bumbu dalam hal ini menyampaikan “besar harapan dari terlaksananya dialog ini agar Pemuda dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam membangun daerah, kemudian pemerintah peka akan potensi yang dimliki pemuda sekarang, karena masih banyak pemuda yang sebenarnya punya potensi yang kuat, bahkan pemuda yang berjiwa saing. Namun belum bisa di follow up sepenuhnya pemerintah daerah setempat”

Sumber : BMI Tanah Bumbu

About Web Admin

Check Also

Rekomendasi Eksternal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2020 menjadi momentum penting bagi Partai untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *